GENERASI YEREMIA PEMBAWA API INJIL

Posted by Admin 2026-06-05

blog-post-image

Generasi Yeremia Pembawa Api Injil

Yeremia 1:6-8; Kisah Para Rasul 6:3-7

 

Selama beberapa tahun, Gereja kita menggunakan istilah “Generasi Yeremia” untuk generasi muda berusia 30 tahun ke bawah, sesuai dengan perkiraan usia nabi Yeremia saat mendapat panggilan dari Tuhan untuk melayani bangsanya. Istilah ini pertama kali dikumandangkan oleh Pendeta Dr. Tim Hill, yaitu Ketua Umum Sinode Church-of-God, Cleveland Tennnessee, pada periode kepemimpinannya.

Penggunaan istilah generasi Yeremia selain menyiratkan rentang usia, juga menyiratkan urapan dan panggilan kepada generasi muda agar menjadi seperti Yeremia yang begitu mencintai Allah, tidak kompromi terhadap dosa dan menyebarkan berita kebenaran dengan segenap hati tanpa lelah, apapun yang terjadi.

Memasuki era target penyelesaian Amanat Agung hingga tahun 2033, maka visi mengenai generasi Yeremia menjadi lebih tajam lagi, yaitu inilah generasi yang dipanggil untuk menyebarkan Injil kepada generasi masa kini. Para hamba Tuhan dari berbagai denominasi mengkonfirmasi bahwa generasi muda saat ini memiliki panggilan, urapan dan daya serta prasarana yang memungkinkan penyebaran Injil ke seluruh dunia menjadi semakin luas dan merambah komunitas dan tempat yang sebelumnya belum terjangkau.

Kemajuan internet dan sosial media yang amat dikuasai generasi muda, memungkinkan mereka gunakan untuk menyebarkan Injil Kristus dalam berbagai cara. Kita sedang melihat kemungkinan sangat besar Amanat Agung terselesaikan pada generasi ini. [Catatan: berbicara mengenai penyelesaian Amanat Agung adalah bahwa Injil terberitakan di seluruh dunia, kepada semua orang. Bukan artinya semua orang di dunia menjadi orang percaya kepada Kristus, tetapi semua orang telah mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendengar berita tentang Kristus dan anugerah keselamatan-Nya.]

 

Lalu, apa yang menjadi tugas kita yang bukan generasi Yeremia? Tentu kita juga melakukan bagian kita untuk menyebarkan Injil dan bersaksi demi nama Kristus. Tetapi ada bagian yang perlu kita pahami baik agar kita sungguh-sungguh mendukung generasi Yeremia menjalankan panggilan Tuhan atas mereka.

1. Percaya, dukung dan sertai Generasi Yeremia, sebagaimana Tuhan telah mempercayakan panggilan-Nya kepada mereka dan senantiasa menyertai mereka (Yer. 1:6-8).
Dalam teks yang kita baca, Yeremia merasa dia tidak pandai berbicara sebab dia masih muda. Namun, Tuhan berfirman kepadanya bahwa dia tidak boleh menggunakan alasan kemudaan-nya sebagai alasan, tetapi justru panggilan, pengutusan dan perintah Tuhan adalah cukup sebagai alasan Yeremia bergerak melayani. Terlebih ada janji luar biasa bahwa Tuhan akan menyertai Yeremia jika ia meng-iya-kan panggilan Tuhan. Semua ini memberi pelajaran bagi kita, khususnya lebih tua atau senior dibanding generasi Yeremia:

a. Kita tidak boleh memandang rendah generasi muda dalam COOL/gereja kita. Tuhan telah mempercayakan kepada mereka panggilan yang luar biasa untuk melayani bangsa. Mungkin mereka belum sebaik kita dalam bertutur kata atau melakukan hal tertentu; itu bukanlah alasan untuk “membungkam” mereka, malah sebaliknya alasan bagi kita untuk terus membantu dan memperlengkapi mereka, sembari mereka terjun ke lapangan melakukan panggilan mereka. Urapan dan kemampuan akan terus Tuhan tambahkan kepada semua orang, saat orang melakukan apa yang Ia perintahkan--prinsip yang berlaku pada kita dan juga generasi Yeremia.

b. Panggilan, pengutusan dan perintah Tuhan harus dilakukan. Ini tentu kita mengerti dengan baik. Oleh karena itu, janganlah justru kita menjadi “penghalang” bagi generasi Yeremia untuk mengambil bagian yang lebih banyak lagi dalam pelayanan dan pekerjaan dimanapun Tuhan tempatkan mereka, sebaliknya kita justru harus menjadi pendukung yang membuka jalan dan pemotivator untuk mereka bergerak memberitakan Injil itu secara lebih lagi.

c. Sebagaimana Tuhan menyertai mereka, kita sebagai generasi yang lebih tua dari mereka, juga harus menyertai dalam perjalanan mereka. Doakan mereka agar mereka sukses dalam hidup dan apapun yang mereka kerjakan membawa kemuliaan bagi nama Tuhan, dan terutama hadir buat mereka saat mereka membutuhkan kekuatan, senderan dan nasihat di momen-momen pergumulan mereka. Ingatlah, kesuksesan mereka adalah sukacita dan kesuksesan kita juga. Jangan pandang generasi muda sebagai saingan dalam pekerjaan atau pelayanan.

Keberhasilan generasi yang lebih tua justru diukur dari seberapa sukses dan baik generasi yang lebih muda dibawahnya dapat melakukan panggilan yang Allah percayakan kepada mereka. Mari kita menjadi bagian dari kesuksesan generasi Yeremia membawa api Injil kemanapun mereka diutus dan ditempatkan Tuhan.

 

2. Generasi Yeremia membawa angin segar dalam pendekatan, metode dan cara melakukan pelayanan, bahkan dalam cara melebarkan jangkauan pelayanan (Kis. 6:3-7).
Konteks dari ayat kita baca, jemaat mula-mula berkembang dengan pesat dan karenanya muncul tantangan bagaimana mengelola keuangan dan aset jemaat terutama untuk membantu janda-janda non-Yahudi. Jemaat mula-mula sedang menghadapi sesuatu yang baru, dimana mereka harus mengorganisir diri mereka sendiri oleh karena mereka semua ditolak menjadi bagian dari sinagoga Yahudi, yang selama ini merupakan pusat pengelolaan pelayanan jemaat Yahudi. Namun, seiring dengan berkembangnya
kekristenan, maka banyak orang non-Yahudi menjadi bagian dari jemaat Yahudi pengikut Kristus.

Ini memunculkan tantangan baru yaitu selain mengakomodir kebutuhan jemaat Kristen non-Yahudi, juga kelak bagaimana mengelola gereja yang tersebar di bangsa-bangsa. Ini membutuhkan pendekatan, metode dan cara baru menjalankan pelayanan; penyesuaian diperlukan. Para rasul kemudian memutuskan untuk mengangkat dari jemaat, tujuh orang yang penuh Roh Kudus, penuh hikmat dan terkenal baik untuk membantu para Rasul menjalankan fungsi-fungsi pelayanan, terutama pelayanan jemaat dan pengelolaan pelayanan sehari-hari.

Dipercaya bahwa ketujuh orang yang terpilih adalah generasi muda dalam gereja. Sangat menarik, Lukas menuliskan efek dari ketika orang-orang muda dipercaya dalam pelayanan gerejawi, maka justru Firman Allah makin tersebar dan gereja menjadi bertambah besar dan merebak (Kis. 6:7). Ada suatu hubungan yang erat antara keterlibatan generasi yang lebih muda dengan pelebaran jangkauan pelayanan dan jumlah jemaat.

 

Jadi, bagaimana kita menyikapi hal ini?
a. Percayakan dan libatkan generasi muda dalam pelayanan di Gereja dan COOL. Kata kuncinya adalah percayakan dan libatkan, yang artinya memberikan mereka otoritas dan bagian aktif dalam pelayanan dan pekerjaan. Ini bukan artinya hanya memberi tugas atau sekedar mengikut sertakan, tetapi sama seperti ketujuh orang di Kisah 6 yang memiliki otoritas dalam jemaat, demikian juga berikan otoritas dan kepercayaan kepada generasi muda untuk melayani dengan kemampuan yang Allah telah berikan kepada mereka, sekalipun mungkin cara teknis mereka melakukan pelayanan berbeda dengan cara yang mungkin sering kita lakukan.

b. Berdoa dan menumpangkan tangan atas generasi Yeremia, sehingga mereka tetap berjalan dalam urapan dan tuntunan Roh Kudus; mereka akan sadar penuh bahwa mereka perlu kepenuhan Roh Kudus untuk menjalankan apa yang telah dipercayakan kepada mereka oleh Allah dan jemaat.

c. Kita harus menyadari bahwa jika ingin melihat pelayanan kita terus berlanjut dan lebih banyak generasi muda dimenangkan untuk Kristus, maka kita harus melibatkan dan menempatkan lebih banyak generasi muda pada posisi-posisi dan otoritas yang memudahkan mereka menjalankan panggilan mereka sebagai pembawa api Injil.

Mari kita terus dukung, sertai dan doakan generasi Yeremia membawa api Injil kemanapun mereka pergi; menjadi generasi yang akan menuntaskan Amanat Agung Tuhan Yesus. Amin! (CS)

 

Pertanyaan Diskusi:
• Dalam pekerjaan dan pelayanan, apakah saudara melihat generasi muda sebagai saingan/pengganti saudara, atau sebagai orang yang akan melanjutkan apa yang sudah saudara buat?
• Apa yang mungkin membuat saudara sulit untuk memberikan otoritas kepada generasi Yeremia, khususnya di pelayanan? Menurut saudara, bagaimana mengatasi pandanganmu ini?